Pemotreatan E-KTP yang saat ini masih berlangsung sampai dengan tanggal 31 Oktober 2012, bukanlah sebuah proyek pembuatan KTP jenis elektronik yang dapat dipastikan jadi pada tahun 2013 mendatang. Demikian sambutan Lurah Tegalreja Rohanda pada acara rakord ketua ketua RW dan ketua ketua RT di Aula Kelurahan Tegalreja hari kamis, 24 Mei 20112. Menurut Lurah Tegalreja, Kecamatan Cilacap Selatan hanya diserahi tugas merekam data, mulai dari sidik jari sampai pemotretan, namun pihak Kecamatan tidak diberi wewenang untuk mencetak E-KTP tersebut. Rekaman data penduduk ini, selanjutnya akan dikirim ke Jakarta di Kementerian Dalam Negeri. Di Jakarta rekaman data penduduk ini selanjutnya akan dicetak, dan setelah itu dikirimkan ke Capil dan dari Capil akan didistribusikan kembali ke setiap Kecamatan. Namun karena jumlah yang demikian banyak kata Lurah Tegalreja itu, dimungkinkan banyak yang tidak jadi. Oleh karena itu kepemilikan KTP jenis Siak masih tetap diperlukan sampai terbitnya E-KTP.
Berkenaan dengan hal tersebut Lurah Tegalreja, menghimbau agar warga mematuhi proses pemotretan E-KTP yang tepat waktu. Untuk Kelurahan Tegalreja pada saat ini pemotretan sudah sampai pada RW IV, dan mulai bulan Juli nanti tinggal giliran RW V. Sebab pemotretan E-KTP untuk Kelurahan Tegalreja dilakukan pada setiap hari Selasa.
Undangan pemotretan E-KTP hanya dilakukan lewat KK. Misal dalam satu keluarga yang akan foto E-KTP ada 4 orang. Yang pertama suami, istri, anak yang sudah 17 tahun ke atas dan 1 saudara. Maka yang diundang adalah hanya Suami selaku Kepala Keluarga. Namun dari undangan tersebut akan tertera ke tiga anggota lainnya. Sehingga bila ada salah satu anggota keluarga yang tertinggal tidak dapat foto pada hari yang ditentukan maka undangan foto E-KTP ini di fotocopy. Dan pada hari Selasa minggu berikutnya dapat melakukan foto lagi di Kecamatan sambil membawa undangan yang sudah di copy tersebut. Namun kata Carik Kelurahan Tegalreja, bila ada warga yang terlambat dalam mengikuti kegiatan foto, maka pada saat mau foto harus menghubungi Bapak Eman di Kecamatan Cilacap Selatan.
Bila ada warga yang KK nya belum mendapat undangan Pemotretan E-KTP secepatnya harus lapor kepada Ketua RT. Apa karena belum terdaftar di KK atau belum mempunyai KTP jenis Siak. Sebab kata Lurah Tegalreja, undangan pemotretan akan mengacu pada COKLIT kependudukan 2010. Bila memang belum tercantum di Coklit 2010 berarti harus membuat KK atau masuk dalam KK terbaru dan selanjutnya untuk membuat KTP Siaknya.
Jika warga mengabaikan kegiatan pemotretan ini, dan sampai melebihi tanggal 31 Desember 2012, maka pemotretan E-KTP pada tahun 2013 akan dikenai biaya antara Rp. 30.000,- sd Rp. 35.000,-. Selanjutnya menurut Lurah Tegalreja, dari Coklit 2010 tentang data kependudukan ada sekitar 250 ribu orang yang tidak mendapat undangan pemotretan E-KTP. Karena datanya tidak ada, yang disebabkan oleh tidak terdaftarnya penduduk di KK atau memang warga tersebut merupakan pemula dalam pembuatan KTP.
Dalam bidang pemerintahan, menurut Lurah Tegalreja, Kelurahan tegalreja yang sudah mengajukan anggaran untuk 3 skala prioritas pengadaan fisik seperti Rehab Gedung Pertemuan, Pembangunan PAUD dan pembangunan Rumah Dinas Kepala Kelurahan. Yang pertama mendapat persetujuan adalah tentang Rehab Gedung Pertemuan menjadi Gelanggang Olah Raga dan Pembangunan gedung PAUD yang ditempatkan di RW II. Untuk gedung pertemuan atau GOR mendapatkan kucuran dana Rp. 127 juta, sedangkan untuk PAUD belum keluar Quota sedangkan untuk pembangunan Rumah Dinas Kepala Kelurahan direncanakan tahun depan.
Menyinggung soal kelancaran kucuran dana hibah dan dana bantuan sosial APBD Kab. Cilacap dimohon agar setiap proposal / permohonan bantuan dana agar mencantumkan alamat lengkap dan Nomor Telp atau HP.
Hal lain yang disampaikan Lurah Tegalreja, bahwa Pertamania unit Pengolahan IV Cilacap akan mengadakan pelatihan dalam bidang Las Listrik, Teknisi komputer dan Bordir, secara cuma cuma. Adapun personil yang ditawarkan pada masing masing sub pelatihan tersebut hanya 2 orang per kelurahan.
Dari pointer bahan rakord disub kasi SOSEK disebutkan, dalam rangka pelaksanaan program sosial tahun 2012, BAZMA akan mengadakan Khitanan massal bagi anak anak dhuafa ( miskin ) pada, tanggal 25 Juni - 11 Juli 2012 secara bertahap. Yang betempat di Pertamina Hospital Cilacap (PHC). Warga masyarakat yang menghendaki pelaksanaan khitanan massal ini harus mendaftar dulu, dengan syarat syarat pendaftaran :1. Pendaftaan di kantor kelurahan tegalreja pada jam kerja mulai tanggal 01 s/d 18 Juni 2012.
2. Mengisi formulir pendaftaran dan dilampiri FC KK
3. Peserta Khitanan minimal berusia 9 tahun kurang lebih kelas 3 SD
Menyinggung soal kelancaran kucuran dana hibah dan dana bantuan sosial APBD Kab. Cilacap dimohon agar setiap proposal / permohonan bantuan dana agar mencantumkan alamat lengkap dan Nomor Telp atau HP.
Hal lain yang disampaikan Lurah Tegalreja, bahwa Pertamania unit Pengolahan IV Cilacap akan mengadakan pelatihan dalam bidang Las Listrik, Teknisi komputer dan Bordir, secara cuma cuma. Adapun personil yang ditawarkan pada masing masing sub pelatihan tersebut hanya 2 orang per kelurahan.
Dari pointer bahan rakord disub kasi SOSEK disebutkan, dalam rangka pelaksanaan program sosial tahun 2012, BAZMA akan mengadakan Khitanan massal bagi anak anak dhuafa ( miskin ) pada, tanggal 25 Juni - 11 Juli 2012 secara bertahap. Yang betempat di Pertamina Hospital Cilacap (PHC). Warga masyarakat yang menghendaki pelaksanaan khitanan massal ini harus mendaftar dulu, dengan syarat syarat pendaftaran :1. Pendaftaan di kantor kelurahan tegalreja pada jam kerja mulai tanggal 01 s/d 18 Juni 2012.
2. Mengisi formulir pendaftaran dan dilampiri FC KK
3. Peserta Khitanan minimal berusia 9 tahun kurang lebih kelas 3 SD
Pada bagian lain sambutan Lurah Tegalreja pada hari Minggu tanggal 27 Mei 2012 Bupati Cilacap akan datang ke wilayah Kelurahan Tegalreja, dalam rangka menyaksikan acara "Lomba Burung Ocehan", yang bertempat di wilayah RW 4 dan RW 6 atau tepatnya di lapangan segitiga emas.
Berkenaan dengan iven tersebut Lurah Tegalreja menginstruksikan kepada ketua RW 4 untuk memasang umbul umbul dan menyuruh seluruh warganya ikut menyaksikan lomba. Demikian juga kepada ketua RW 6 di instruksikan agar memasang umbul umbul dari jalan raya MT. Haryono sampai ke lapangan segitiga emas.
Ketua PPS kelurahan Tegalreja Sugiarto, menjelaskan bahwa jumlah colon pemilih pada PILBUP 2012 Kab Cilacap, untuk wilayah Kelurahan Tegalreja mengalami penurunan dari 11.000 orang menjadi 10.000 orang, setelah melalui proses pemutahiran data pemilih oleh PPDP. Dari data tersebut sekarang sebagian sudah masuk ke dalam Daftar Pemilih Sementara ( DPS ). Apabila ada warga yang belum merasa terdaftar dalam DPS harap segera melapor ke ketua PPS Kelurahan Tegalreja mulai tanggal 3 Juni - 9 Juni 2012. Apabila warga sudah tidak merespon pada DPS maka jika nama tidak tercantum hak untuk memilih dalam PILBUB 2012 praktis gugur.
Jadwal Pilbub menurut Sugiarto, pengadaan logistik seperti tersedianya Kotak Pemungutan suara akan dilakukan mulai 11 Juni sampai dengan 8 September 2012. Sedangkan kampanye akan dilakukan mulai tanggal 23 Agustus sampai dengan 5 September 2012. Hari tenang mulai tanggal 6 September - 8 September 2012. Dan pemungutan suara dilakukan pada tanggal 9 September 2012.
Kegitan setelah pemungutan suara adalah Rekapitulasi Suara masuk dari tanggal 9 September sampai dengan selesai. Penetapan hasil tanggal 10 September - 15 September 2012. Sedangkan pengesahannya pada tanggal 20 September 2012. Pelantikan Bupati terpilih tanggal 19 November 2012.
Walaupun jumlah pemilih menurun namun jumlah TPS tidak berkurang. Demikian Ketua PPS Kelurahan Tegalreja.
Pada bagian lain dari laporan bapak Sugiarto, mengulas tentang masalah PNPM untuk tahun 2012. Menurut Sugiarto, kucuran dana PNPM tahun 2012 menurun jumlahnya dari semula Rp. 300 juta, menjadi Rp. 250 juta. Dari dana sejumlah ini masih harus disisihkan untuk anggaran lingkungan Rp. 100 juta, untuk anggaran ekonomi Rp. 28 juta, dan anggaran sosial Rp. 11 juta. Ketiga anggaran tersebut merupakan skala prioritas yang sudah sisolusikan dengan faskel.
Menurut Sugiarto, penyusunan anggaran yang sangat rumit ada pada anggaran Sosial Produktif. Sebab anggaran ini masih dianggap sebagai anggaran yang masyarakat pemakai tidak perlu mengembalikan lagi. Atau anggaran ini lebih tepat bila disebut sebagai dana hibah. Menurut Sugiarto, bahan penyusunan anggaran ini berkiblat dari pemetaan data rakyat miskin dari usulan RT dan RW yang selanjutnya dimasukan ke dalam daftar kelompok masyarakat di bawah garis kemiskinan atau PS2 oleh sebuah Tim, menjadi sebuah PJM (Program Jangka Menengah). Disamping itu PJM ini juga harus sinergi dengan PJM yang diusulkan oleh Lurah yang sesuai dengan MUSENBANK. Penyusunan PJM ini dapat menelan waktu antara 2 sampai dengan 3 tahunan. Baru setelah itu dapat disepakati akan adanya dana Sosial Produktif. Contohnya misalnya pembangunan untuk wilayah kumuh ataupun juga dapat digunakan untuk meningkatkan penghasilan yang positip. Mengapa dana ini harus lewat dana hibah ? sebab jumlah relatif kecil. Sehingga bila masuk APBD juga kekecilan dan bila ditanggung warga, mereka merasa keberatan.
Dari dua nara sumber pemberi sambutan pada acara Rakord ketua2 RW dan Ketua2 RT se Tegalreja, kedua beliau ini juga menginformasikan bahwa pada hari Minggu besok tanggal 27 Mei 2012 jam 09 pagi, Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji akan menyaksikan lomba burung ocehan di lapangan segitiga emas RW 4 dan RW 6. Untuk itu kepada ketua RW 6 untuk dan RW 4 untuk dapat kiranya memasang umbul umbul dari jalan MT Haryono sampai dengan lapangan segitiga emas.
Ketua PPS kelurahan Tegalreja Sugiarto, menjelaskan bahwa jumlah colon pemilih pada PILBUP 2012 Kab Cilacap, untuk wilayah Kelurahan Tegalreja mengalami penurunan dari 11.000 orang menjadi 10.000 orang, setelah melalui proses pemutahiran data pemilih oleh PPDP. Dari data tersebut sekarang sebagian sudah masuk ke dalam Daftar Pemilih Sementara ( DPS ). Apabila ada warga yang belum merasa terdaftar dalam DPS harap segera melapor ke ketua PPS Kelurahan Tegalreja mulai tanggal 3 Juni - 9 Juni 2012. Apabila warga sudah tidak merespon pada DPS maka jika nama tidak tercantum hak untuk memilih dalam PILBUB 2012 praktis gugur.
Jadwal Pilbub menurut Sugiarto, pengadaan logistik seperti tersedianya Kotak Pemungutan suara akan dilakukan mulai 11 Juni sampai dengan 8 September 2012. Sedangkan kampanye akan dilakukan mulai tanggal 23 Agustus sampai dengan 5 September 2012. Hari tenang mulai tanggal 6 September - 8 September 2012. Dan pemungutan suara dilakukan pada tanggal 9 September 2012.
Kegitan setelah pemungutan suara adalah Rekapitulasi Suara masuk dari tanggal 9 September sampai dengan selesai. Penetapan hasil tanggal 10 September - 15 September 2012. Sedangkan pengesahannya pada tanggal 20 September 2012. Pelantikan Bupati terpilih tanggal 19 November 2012.
Walaupun jumlah pemilih menurun namun jumlah TPS tidak berkurang. Demikian Ketua PPS Kelurahan Tegalreja.
Pada bagian lain dari laporan bapak Sugiarto, mengulas tentang masalah PNPM untuk tahun 2012. Menurut Sugiarto, kucuran dana PNPM tahun 2012 menurun jumlahnya dari semula Rp. 300 juta, menjadi Rp. 250 juta. Dari dana sejumlah ini masih harus disisihkan untuk anggaran lingkungan Rp. 100 juta, untuk anggaran ekonomi Rp. 28 juta, dan anggaran sosial Rp. 11 juta. Ketiga anggaran tersebut merupakan skala prioritas yang sudah sisolusikan dengan faskel.
Menurut Sugiarto, penyusunan anggaran yang sangat rumit ada pada anggaran Sosial Produktif. Sebab anggaran ini masih dianggap sebagai anggaran yang masyarakat pemakai tidak perlu mengembalikan lagi. Atau anggaran ini lebih tepat bila disebut sebagai dana hibah. Menurut Sugiarto, bahan penyusunan anggaran ini berkiblat dari pemetaan data rakyat miskin dari usulan RT dan RW yang selanjutnya dimasukan ke dalam daftar kelompok masyarakat di bawah garis kemiskinan atau PS2 oleh sebuah Tim, menjadi sebuah PJM (Program Jangka Menengah). Disamping itu PJM ini juga harus sinergi dengan PJM yang diusulkan oleh Lurah yang sesuai dengan MUSENBANK. Penyusunan PJM ini dapat menelan waktu antara 2 sampai dengan 3 tahunan. Baru setelah itu dapat disepakati akan adanya dana Sosial Produktif. Contohnya misalnya pembangunan untuk wilayah kumuh ataupun juga dapat digunakan untuk meningkatkan penghasilan yang positip. Mengapa dana ini harus lewat dana hibah ? sebab jumlah relatif kecil. Sehingga bila masuk APBD juga kekecilan dan bila ditanggung warga, mereka merasa keberatan.
Dari dua nara sumber pemberi sambutan pada acara Rakord ketua2 RW dan Ketua2 RT se Tegalreja, kedua beliau ini juga menginformasikan bahwa pada hari Minggu besok tanggal 27 Mei 2012 jam 09 pagi, Bupati Cilacap Tato Suwarto Pamuji akan menyaksikan lomba burung ocehan di lapangan segitiga emas RW 4 dan RW 6. Untuk itu kepada ketua RW 6 untuk dan RW 4 untuk dapat kiranya memasang umbul umbul dari jalan MT Haryono sampai dengan lapangan segitiga emas.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar