Assalamu'alaikum Warrahmatullaahi Wabarrakaatuh

MEDIA INFORMASI DAN PEMERSATU WARGA WILAYAH RT 07 RW 05 JL. NURI TIMUR KEL TEGALREJA CILACAP SELATAN DAN JALUR NURI UMUMNYA------------ BILA ANDA PUNYA ARTIKEL, FOTO DAN VIDEO KIRIMKAN KE KAMI . ALAMAT E-mail kami adalah : grandydivika@yahoo.co.id atau di pelangipelangiwarna@gmail.comXXXXXXXMASA DEPAN MENANTI ANDA ----------AY----------------------

Motto Kita dari Bupati Clp H. Tato Pamuji

Motto Kita dari Bupati Clp H. Tato  Pamuji
BANGGA MBANGUN NDESA

KETUA RT 07 DAN KETUA PKK RT 07 RW V 2013 - 2016

KETUA RT 07 DAN KETUA PKK RT 07 RW V 2013 - 2016
H. SUWITO dan Hj. SRI PARYATUN

Tebarkan Senyum ke semua warga didalam mengawali komunikasi dengan dihiasi kecerahan raut muka. Berikan Salam dengan penuh kasih sayang dan dapat membuat Ajak-kan ke arah kedamaian kepada semua tentangga dan gemar melakukan aktivitas kegiatan yang selalu Kompak serta membangun yang konstruktif.

MISI RT 07 RW V.
  1. Mengutamakan kebersamaan dalam kehidupan bertetangga dengan mengikis habis perbedaan.
  2. Menjadikan kehidupan yang nyaman bagi semua warga baik secara keamanan Fisik, Psikologi, dan Religi.
  3. Menjadikan lingkungan yang selalu tampak bersih, indah dan asri, baik di lingkungan masing masing maupun di lingkungan jalur Nuri Timur.
  4. Memberi peluang waktu yang cukup untuk belajar kepada anak anak serta berinisiatif mensukseskan belajar anak anak dan juga meng-aktifkan mengaji anak anak yang diawali dari lingkungan keluarga masing masing.
  5. Berusaha menciptakan kondisi lingkungan masyarakat agar dapat berfikir dan bertindak yang ilmiah

Pelayanan Permintaan Surat

Loket Buka 24 jam non stop ( kecuali ada info lebih lanjut ); Siapa Saja Warga RT 07 RW 05 bila menginginkan Surat Keterangan, dipersilahkan untuk datang sendiri ke rumah Ketua RT dengan membawa identitas bukti diri yang syah dan masih berlaku seperti KTP dan KK Asli. Pelayanan Surat Tanpa dipungut Biaya apapun alias Gratis !!!!! Permohonan Buat KTP Baru sekarang harus menunjukan KK yang asli bukan fotocopy. Dan prosesnya dapat diwakilkan dengan syarat memberi surat kuasa bermaterai Rp. 6000,----------

Sabtu, 04 Oktober 2014

PERAYAAN IDUL QUR'BAN DI WILAYAH JALUR NURI TIMUR

Perayaan Idul Qurban 1435 H di wilayah Jalur Nuri Timur RT 06 dan RT 07 RW V di awali dengan pelaksanaan sholat Ied secara berjamaah. Kegiatan ini merupakan aktivitas dari takmir Masjid Nurrurahman dibawah pimpinan Bapak H. Budhi Handoyo, ST dan Bapak Sadimin. Adapun program kerja dari Tamir ini adalah diantaranya menyelenggarakan Pelaksanaan sholat Ied Secara berjamaah baik itu Sholat Idul Fitri maupun Idul Adha. 
Untuk Sholat Iedul Adha kali ini memang pelaksanaannya ada dua type. Yaitu ada yang mengikuti ketetapan pemerintah namun ada pula yang tidak. Pada kesempatan kali ini selaku kholtib sekaligus imam sholat Ied adalah Bapak Didik Al Ghozali. Dalam khotbahnya Ustad Didik menyampaikan pesan bahwa Sholat Iedul Adha yang dikerjakan oleh kaum muslimin dan muslimat pengikut  ketetapan pemerintah memang tidaklah salah. Sebab pemerintah sendiri telah berupaya untuk melihat Hilal pada awal bulan dzulhijah namun dari sekian banyak pengamat yang diberi tugas mengamati hilal tersebut, kenyataannya memang saat itu hilal belum dapat terlihat. Namun empat jam kemudian tegas ustad Didik di wilayah Arab Saudi, hilal memang dapat dilihat di sana. Oleh karena itu pelaksanaan sholat Iedul Adha lebih dahulu Arab Saudi sedangkan Indonesia setelahnya. Walaupun demikian sebagain dari kaum Muslimin dan Muslimat Indonesia ada yang merayakan Sholat Iedul Adha yang tidak mengikuti ketetapan pemerintah sebab metode perhitungannya berbeda. 
Selanjutnya ustad Didik juga menjelaskan bahwa pada tahun 2010 pelaksanaan sholat iedul adha ini juga mengalami perbedaan. Bahwa ada awal bulan dzulhijah di wilayah Indonesia dapat melihat hilal dengan jelas namun di Arab Saudi, justru hilal tidak dapat dilihat disana. Sehingga pada waktu itu pemerintah Indonesia menetapkan bahwa pelaksanaan Sholat Iedul Adha lebih dahulu dari pada pemerintah Arab Saudi
Mengenai puasa Arofah, menurut ustad Didik, puasa ini dikerjakan pada tanggal 9 dzulhijjah. Arofah sendiri menurut ustad Didik adalah penamaan suatu tempat yang digunakan untuk melaksanakan perintah perintah Allah yang ada di negeri Arab Saudi. Kalau definisi tempatnya benar yaitu daerah yang ada di Arab Saudi namun soal tanggal 9 dzulhijjah ini yang mungkin dapat tidak sama. Sebab masalah tanggal ini harus berkaitan dengan soal munculnya hilal pada awal bulan.
Didalam bulan Dzulhijjah ini terdapat peristiwa peristiwa agung yang ada di dalamnya seperti Kegiatan Ibadah Hajji dan Idul Qurban. Ibadah Hajji sendiri merupakan suatu amalan yang utama. Sebagaimana keteragan Rosulullah, kata ustad Didik menjelaskan bahwa di dalam Islam ada tiga amalan utama yang mana hal ini lebih disukai oleh Allah yakni, mentaati semua perintah perintah Allah dan yang sudah dicontohkan oleh Rosulullah, kemudain yang ke dua berjihat di jalan Allah dan yang ketiga adalah menunaikan hajji yang mabrur.
 Pelaksanaan Sholat Iedul Adha kali ini memang jumlahnya lebih sedikit dari tahun yang lalu sebab jamaah sholat terbagi menjadi dua ada yang melaksanakan sholat mengikuti ketetapan pemerintah dan ada pula yang melaksanakan sholat ied ini diluar ketetapan pemerintah. Namun walaupun ada perbedaan kondisi di wilayah jalur Nuri Timur ini tetap kompak. 
Setelah selesai menjalankan sholat Ied, baik itu sholat Idul Fifri maupun sholat Idul Adha, ibu ibu PKK RT 06 di bawah komando Ibu Aris Burhandoko telah berulang kali menyediakan sajian menu makanan special. Adapun menu makanan yang disajikan memang sederhana saja seperti sayur oseng, telor sambal, rica rica, gereh atau ikan asin ala cilacap, keripik kacang, buah dan minuman segar. Dengan santai dan penuh ceria warga jalur nuri inipun lahab menyantap menu makanan yang disajikan. Bahkan untuk awalnya tampak agak sedikit berebut namun setelah itu tampak lancar tenang. Menu ini kata Ibu Aris Burhandoko sengaja disajikan untuk menjamu seluruh jamaah sholat ied, agar bila belum makan sebelum melaksanakan sholat, maka menu ini agak sedikit membantu mengurangi rasa lapar. Menu sajian ini semata mata inisiatip dari warga PKK RT 06 RW V kelurahan Tegalreja Cilacap. Kata Ibu Aris ini yang memiliki usaha catering, pengurus PKK RT 06, tidak membebani anggota kelompok PKK maupun Dawis yang akan menyajikan menu special. Jadi sangat bebas. Siapa saja yang mau ngasih ya kita terima. Jadi tidak ada tugas harus buat menu ini, buat menu itu. Namun kenyataannya juga "campur mesra" multi rasa.

Jumat, 26 September 2014

UNDANGAN SHOHIBUL QURBAN, YANG BERQURBAN DI MASJID NURRURAHMAN TH 1435 H

UNDANGAN

Kepada
yth. Bapak dan Ibu Shohibul Qurban
        Masjid Nurrurahman, Jl. Nuri Timur Clp
di
        TEMPAT

ASSALAMU'ALAIKUM WR WB
Kepada bapak dan ibu yang namanya tercantum dalam lists atau daftar undangan ini, yang berniat untuk melaksanakan qurban di Masjid Nurrurahman Jl. Nuri Timur Tegalreja Cilacap. Panitia Qurban Masjid Nurrurahman tahun 1435 H, dengan penuh rasa hormat "Mengundang" seluruh shohibul Qurban ataupun PEQURBAN untuk hadir pada :

Hari / tanggal  :  Senin, 29 September 2014
Waktu             :  Jam 19:30 sd Jam 21:00 WIB ( setelah sholat isya )
Tempat            :  AULA MASJID NURRURAHMAN
                            Jl. Nuri Timur Tegalreja Cilacap
Agenda            :  Pembekalan Perihal Qurban  Oleh PANITIA Qurban

Demikian UNDANGAN ini kami sampaikan, untuk diketahui bersama.
Tidak lupa atas kerja samanya yang baik, dan kesediaan untuk hadir pada acara tersebut kami segenap panitia  mengucapkan terima kasih
WASSALAMU'ALAIKUM WR WB


Ketua Panitia                                                       Sekertaris
ttd                                                                         ttd
LUKFI NUGROHO                                            ALMA NABILA FITRIANA
                                                                            
LAMPIRAN 
Daftar Shohibul Qurban
1. Bapak Aris
2. Ibu Jumeno
3. Ibu Heru
4. Ibu Slamet Aryati
5. Bapak AA Abdul Hakim
6. Bapak Karsim
7. Bapak Harto
8. Bapak Ujang Wahyudi/Mamiyati
9. Bapak Fajar Eko Setiawan, SE
10. Ibu Djamarli (Jl. Pudang)
11.Bapak Edi Waluyo (Patra Indah)
12.Bapak S. Budhi Handoyo, ST
13.Bapak Rizal (Rawa Keong)
14. Bapak Rano Kardono
15. Bapak Triono Lalih, S.Pd. M.Pd
16. Bapak Sartu Rais
17. Bapak Slamet Raharjo
18. Ibu Dewi P (Jl. Kutilang)
19. Bapak Suwito
20. Bapak Suwarto
21. Bapak Hartono
22. Bapak Subiarno
23. Ibu Harsono

Catatan : Shohibul Qurban dimohon hadir dan dimohon pula untuk tidak "MEWAKILKAN"

Kamis, 25 September 2014

BAGIAN TUBUH HEWAN QURBAN DILARANG DIAMBIL UNTUK ONGKOS

Kulit hewan qurban, mutlak dibagikan kepada yang berhak menerima dan dilarang untuk diambil sebagai alat pembayaran kepada petugas pemotong hewan qurban. Demikian disampaikan oleh ustad Endang pada pengajian malam Jumat, rutin di Masjid Nururrahman Tegalreja Cilacap, hari ini Kamis 25 September 2014. Hal yang sama adalah kepala hewan qurban, wajib dibagikan, sehingga tidak ada yang terambil sedikitpun dari tubuh hewan qurban yang hilang hanya gara gara untuk menutup biaya operasional penanganan hewan qurban. Kata ustad Endang jika ada kekurangan biaya ya minta saja lagi kepada shohibul qurban. Namun setelah hewan qurban ini terbagi kepada yang berhak menerima, maka kondisinya sudah berbeda sehingga penanganan daging qurban ini sangat tergantung kepada si penerima, apakah mau dikonsumsi sendiri atau apakah mau di jual.
Menyinggung tentang hewan apa saja yang disyariatkan untuk dijadikan qurban. Kata ustad Endang, ada tiga macam. Yakni Onta, Sapi dan Kambing. Awalnya Onta dijadikan qurban untuk satu orang pequrban, demikian pula pada Sapi. Namun dalam perkembangan berikutnya Onta dapat dijadikan hewan qurban untuk 10 orang pequrban, Sapi untuk 7 orang pequrban dan kambing untuk satu orang pequrban. Menurut ustad Endang, kita tidak syah berqurban hanya dengan memberikan sejumlah uang walaupun itu memang seharga hewan qurban yang berlaku saat itu. Jadi afdolnya panitia qurban hanya tinggal menerima hewan qurban sehingga panitia qurban tidak perlu repot repot untuk mencari hewan qurban. Demikian pula pada soal penyembelihan hewan qurban. Memang tidak dianjurkan kita didalam berqurban menyuruh orang lain untuk menyembelih hewan qurban. Namun kalau kita ada sesuatu yang mana sudah berusaha mencoba menyembelih sendiri namun takut darah, maka hal itu boleh dilimpahkan kepada orang lain untuk menyembelihnya. Itupun kita dianjurkan untuk menyaksikannya
Kepada para shohibul qurban dianjurkan mulai tanggal 1 bulan dzulhijah sampai dengan tanggal 10 dzulhijah atau menjelang pelaksanaan penyebelihan hewan qurban untuk tidak memotong kuku, rambut sebagaimana mereka yang sedang menunaikan ibadah hajji.
Berqurban menurut ustad Endang adalah untuk yang masih hidup.  Dan tidak ada dalil rujukan bahwa berqurban untuk yang sudah meninggal. Namun terobosan untuk hal itu memang tidak pernah tertutup yakni saat berqurban niat pequrban adalah dia berqurban untuk dirinya dan seluruh keluarganya. Terobosan lain adalah mencari fakta apakah orang yang sudah meninggal ini pernah berwasiat. Kalau memang benar iya maka kita yang masih hidup ini wajib untuk menunaikannya.
Berqurban hukumnya sunah muakad, artinya bila pada bulan dzulhijah ini kaum muslimin ada kelebihan harta maka kepadanya terkena kewajiban menunaikan qurban. Hal lain yang menjadikan berqurban menjadi wajib hukumnya adalah karena nadar. Kemungkinan lain adalah kita sudah mempafatkan bahwa hewan ini nanti akan dijadikan qurban. Kalau hewan ini sudah dipilih untuk dijadikan qurban maka tidak boleh dialihkan kepada  yang lain. Misalkan terjadi hilang maka wajib untuk diganti.
Dalam bulan dzulhijah 10 hari di awal bulan ini lebih baik dari 10 hari awal pada bulan Ramadhan. Namun bila dibandingkan dengan 10 hari terakhir Ramadan masih lebih baik bila dibandingkan dengan 10 hari awal bulan dzulhijah. Demikian kata ustad Endang.
Berqurban kata ustad Endang dibolehkan dengan model arisan sesuai kesepakatan yang ditetapkan. Sedangkan model berqurban  dengan cara menghadiahkan kepada seseorang, yang memberikan hadiah ini tidak dapat memperoleh pahala qurban namun pahala yang didapat adalah sodaqoh biasa.
Menyinggung soal daging qurban yang dimasak oleh panitia, ustad Endang menjelaskan bahwa hal itu sangat dekat dengan soal biaya penanganan. Seyogyanya tidak mengambil dari daging qurban tapi dibelikan tersendiri/ Namun kalau hal ini diluar biaya penanganan hal itu dapat dimaklumi
Tidak seperti biasanya pengajian hari ini diikuti oleh segenap panitia Quban Masjid Nurrurahman yang memang sengaja diundang oleh takmir Masjid walaupun hanya lewat Jalur SMS.

Minggu, 14 September 2014

PEMBERANGKATAN CALON HAJJI JALAN NURI TIMUR

Hari ini Ahad, 14 September 2014, adalah pengajian khusus "Walimatussafar". Yaitu pengajian dalam rangka menghormati pemberangkatan calon hajji Bapak Fajaruddin dan Ibu Yohani ke tanah suci Mekkah, yang bertempat di Masjid Nururrahman Jl. Nuri Timur Tegalraja Cilacap
Kegiatan pengajian ini diprakarsai oleh Takmir Masjid Nururohman, Bapak Sugeng Budi Handoyo, ST dan Bapak Sadimin.
Adapaun selaku penceramah atau pembicara adalah Al-Ustad Drs. Hasan Makarim. Ketua MUI Kabupaten Cilacap.
Acara pengajian walimatussafar ini diikuti oleh 66 KK dari dua RT yang ada di Jalan Nuri Timur yaitu RT 06 dan RT 07 RW V Tegalreja Cilacap.
Pada kesempatan tersebut Ketua MUI Drs. Hasan Makarim, menegaskan bahwa melaksanakan ibadah hajji adalah melaksanakan ibadah penyempurna dari perjalanan seorang Muslim.
Menurut beliau Rukun Islam yang ke lima yaitu hajji kalau diibaratkan dengan membuat sebuah bangunan, maka rukun Islam yang kelima ini adalah pekerjaan "finishing". atau penyelesaian.
Sudah barang tentu kalau yang namanya finishing selalu membutuhkan biaya ekstra, atau biaya tambahan yang lumayan besar, agar dari apa yang kita bangun itu menampakkan sebuah ujud bangunan yang megah lagi kuat. Sama halnya kalau kita mau menjadi tamu Allah untuk menunaikan rukun hajji di tanah suci mekah, selalu membutuhkan dana yang besar. Untuk ukuran saat ini adalah Rp. 40 juta. per jiwa.
Sudah biaya nya besar kasihan kan kalau hasilnya tidak memuaskan. Untuk itu ada beberapa kiat kiat khusus sebelum menunaikan hajji ini.
Yang pertama, bersihkan jiwa ini, diri ini dengan tetap menjaga kebersihan hati. Dicontohkan bahwa calon hajji sebelum menunaikan ibadah hajji harus dapat meninggalkan sifat " dendam " apakah itu kepada sesama Muslim ataupun juga kepada sesama non muslim. Calon hajji harus berjiwa pemaaf, tanpa harus dimintai maaf. Yang kedua, calon hajji harus dapat meninggalkan apa saja yang bersifat keduniawian. Seperti Jabatan, Pekerajaan, Kekayaan baik itu harta maupun benda, Keluarga, dan Kerabat. Ini mirip kalau seseorang telah menemui ajal sehingga segalanya terputus. Jabatan terputus, Pekerjaan terputus, dan sebagainya. Kecuali amal baik yang telah kita kerjakan, ilmu yang pernah kita sampaikan dan juga anak yang sholeh. Yang ketiga, penuh dengan kekhusyukan didalam menunaikan ibadah khususnya ibadah wajib. Calon hajji saat di Mekkah harus lebih mengutamakan ibadah apalagi ibadah ibadah wajib harus diperhatikan. Kita jangan sampai terbalik ibadah ibadah yang sifatnya sunah di tingkatkan namun malah yang wajib ditinggalkan. Apalagi saat kita berada di padang Arofah. Sebab ibadah di padang Arofah adalah salah satu bentuk model pertemua antara seorang hamba dengan tuhannnya yaitu Allah SWT. Kita harus dapat meneteskan air mata saat berada di padang Arofah. Sebab kalau biasa saja itu menunjukan hati kita tergolong " keras ". Kalo saat menjalankan ibadah di Arofah kok kita tidak bisa meneteskan air mata maka kegiatan hajji ini perlu diulang pada tahun berikutnya, tandas beliau. Jadi selama kita berada di Mekkah tugas utamanya adalah bolak balik mengunjungi Masjid. Dan ini jika telah pulang dari menunaikan hajji harus tetap di teruskan, untuk tetap menjaga kemabruran hajjinya. Jangan sampai kemabruran ini tidak pernah kita dapatkan. Jangan sampai kita yang belum menunaikan ibadah hajji ini malahan mendapatkan nilai kemabruran sedangkan yang sudah hajji malahan tidak pernah mendapatkan. Ironis. Yang ke empat, Tunaikan Zakat. Jangan sampai kita calon hajji yang mau berangkat hajji zakat masih belum dibayarkan, apakah itu zakat harta atau benda. Jadi sebelum menunaikan hajji semua zakat ini harus sudah dibayarkan. Termasuk juga kalau punya utang maka hutang hutang nya perlu dibayarkan dulu. Bila punya janji maka penuhi janji itu. Yang ke lima, kita harus dapat mengaplikasikan makna " Puasa " yaitu pengendalian diri. Bila di Mekkah kita menemui sesuatu ya biarkan saja, jangan menyakiti sesama jamaah hajji lainnya misal terjepit karena berdesakan ya tetap sabar tidak perlu marah marah.
Acara pengajian walimatussafar ini juga di kumandangkan ayat suci Al-Qur'an oleh ustad Rinaldi, yang sekaligus juga membacakan sari tilawahnya.
Calon hajji Bapak Fajaruddin dan Ibu Yohani akan berangkat ke tanah suci Mekkah pada tanggal 18 September 2014 mendatang. Bahkan satu minggu sebelumnya warga RT 07 RW V Ibu Ani Bambang Setyomargono, telah berangkat telebih dahulu ke Mekkah juga untuk menunaikan ibadah hajji. Semoga tiga orang warga jalan Nuri Timur ini dapat dengan mudah menunaikan ibadah hajji tanpa mengalami kendala dan dapat kembali ke tanah air dengan selamat sebagai hajji yang mabrur.

Senin, 14 Oktober 2013

SHOLAT IDUL ADHA DI MASJID NURRUROHMAN BERLANGSUNG HIKMAT

Sholat ied untuk idul adha, adalah sholat untuk pertama kalinya sejak dioperasionalkannya Masjid Nurrurohman atau pelaksanaan yang ke dua kalinya sejak berdirinya Mushola Jl. Nuri Timur. 
Rencana semula untuk pelaksanaan sholat ied ini memang mangalami tarik ulur. Sebab dikhawatirkan kalau bukan iedul fitri akan sedikit jamaah yang ikut sebab tidak semua warga yang ada diluar kota pulang ke kampung halaman. 
Namun ternyata dugaan tersebut tidak terbukti, sebab jamaah yang hadir ternyata sama dengan pelaksanaan sholat iedul fitri. Hal ini disebabkan dari jamaah lain seperti jamaah Jl. Pudang dan Jamaah Jl. Perkutut banyak yang ikut hadir mengikuti sholat iedul Adha ini.
Sholat ied tepat dilaksanakan pada pukul 6:30 WIB, dengan imam sholat dan sekaligus khotib iedul adha.

Sabtu, 05 Oktober 2013

JUMLAH PESERTA QURBAN JL. NURI TIMUR MENURUN

Ibadah qurban adalah ibadah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, ibadah ini dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS yang disuruh Allah untuk menyembelih Ismail. Walaupun anjuran Nabi ini sifatnya sunah muakad, namun perintah Allah antara perintah sholat dan perintah qurban adalah dua hal yang tidak dapat dibedakan. 
Satu hal yang penting dalam menjalankan qurban atau ibadah pada umumnya adalah nilai ikhlas. Kalau dalam hal ibadah puasa misalnya sifatnya sangat pribadi mungkin keikhlasan ini akan tampak lebih besar dari pada ibadah ibadah yang sifatnya sosial seperti qurban dan zakat. Sebab orang yang pada awalnya sudah ikhlas dalam hal akan melaksanakan qurban atau pun zakat namun bila melihat panitia yang menangani dianggap tidak profesional maka rasa ikhlasanapun juga dapat berubah menjadi tidak ikhlas. 
Hal inilah yang mungkin terjadi pada kegiatan qurban tahun ini 1434 H di Jl. Nuri Timur, sehingga berakibat pada menurunnya jumlah peserta qurban dari tahun sebelumnya.
Data yang sudah masuk ke radaksi untuk jumlah peserta qurban tahun ini di Jl. Nuri Timur baru mencapai 16 orang. Dan tahun sebelumnya 26 orang. Penurunan jumlah ini bukan berarti mereka tidak malaksanakan qurban namun tempat pelaksanaan kegiatan qurban dialihkan ke tempat lain ataupun masjid lain yang dianggapnya lebih fair dan juga terbuka.
Kendala utama yang sedang ditelusuri oleh redaksi adalah kemungkinan besar pada masalah kegiatan masak masak saat pelaksanaan qurban. Mengapa hal ini menjadi masalah sebab daging qurban yang awalnya mau dibagi untuk dibagi pada fakir miskin maka harus dipotong untuk keperluan masak masak tersebut. Dan jumlahnyapun juga sangat besar. Kata bendahara qurban Bapak AA Abdul Hakim biaya untuk masak diperkirakan akan sama atau bahkan lebih besar dari biaya untuk beli hewan qurban per orang, belum lagi untuk beli beras, sneck dan lain lain. 
Kata Bapak AA Abdul hakim kebiasaan lama seperti ini sulit sekali untuk dihilangkan, tinggal siapa yang berani memulainya.

Sabtu, 21 September 2013

Qurban di tahun 1434 H

Qurban adalah ibadah yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS, yang meriwayatkan nilai ketaatan Nabi Ibrahim kepada Tuhannya yaitu Allah SWT. 
Hidup ini adalah sebuah ujian, dan Nabi Ibrahim yang sudah lama mendambakan seorang anak setelah menikah sekian tahun lamanya ( 80 Tahun ) belum juga di berinya anak. Namun Nabi Ibrahim tidak pernah berputus asa. Setiap malam selalu bermunajat meminta kepada Allah SWT, agar dapat diberinya seorang anak. 
Alhamdulillah berkat rutinitas berdoa yang tanpa putus asa ini, Allahpun mengabulkan doa Nabi Ibrahim yaitu diberinya seorang anak. 
Rasa senang dan banggapun menghinggapi keluarga Nabi Ibrahim. Namun Allahpun juga tidak tinggal diam, apakah dengan telah hadirnya anak di tengah tengah keluarga Ibrahim ini akan mengurangi nilai ketaatannya kepada Allah SWT ?
Allahpun terus memberi ujian. Semakin tinggi ketaatan kepada Allah maka ujian yang diberikan Allahpun juga tidak semakin ringan  malah justru semakin berat.
Adapun ujian berat Nabi Ibrahim yang Allah berikan adalah perintah untuk "menyembelih putranya" yang oleh Nabi Ibrahim diberi nama Ismail, di saat Ismail sudah menginjak remaja. 
Pada mulanya Ibrahim masih biasa biasa saja dalam menerima perintah Allah ini, namun karena itu berulang ulang dalam mimpinya maka Ibrahimpun dengan berat hati harus menunaikannya dengan sungguh sungguh. Namun solusi yang diambil Ibrahim tidaklah membabi buta, namun dirundingkan dengan putranya dahulu Ismail. Setelah Ismail dimintai pendapatnya itu akan perintah Allah untuk menyembelih dirinya, barulah ditunaikan perintah Allah itu. Dan Ismailpun juga siap mendapat berita untuk disembelih oleh ayahnya Ibrahim. 
Dan Allahpun juga memberi nilai yang amat tinggi akan ketaatan Ibrahim kepada Allah SWT. Namun Allahpun juga tidak mengajari manusia untuk menjadi seorang pembunuh. Hal ini dibuktikan bahwa Saat Ismail siap untuk disembelih sambil memejamkan matanya maka Allahpun dengan mudahnya menggantinya dengan seekor "Domba".
Dalil tentang mimpi Nabi Ibrahim as ketika diperintahkan Allah swt. untuk menyembelih anak kesayangannya, Nabi Ismail as, namun akhirnya Allah swt. menggantinya dengan seekor domba adalah sebagai berikut:
فلما بلغ معه السعى قال يبنى إنى أرى فى المنام أنى أذبحك فانظر ماذا ترى, قال يابت افعل ماتؤمر, ستجدنى إن شآء الله من الصبرين. فلمآ أسلما وتله, للجبين. وندينه أن يآبرهيم. قد صدقت الرءيآ, إنا كذالك نجزى المحسنين. إن هذا لهو البلؤا المبين. وفدينه بذبح عظيم.
Artinya: "Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata:" Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu! "Dia (Ismail) menjawab:" Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu, insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar. "Maka ketika keduanya telah berserah diri dan dia (Ibrahim) membaringkan anaknya atas pelipis (nya), (untuk melaksanakan perintah Allah). Lalu Kami panggil dia: "Wahai Ibrahim! Sungguh, engkau telah membenarkan mimpi itu. "Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (QS ash-Shaffat: 102 - 107).
Kisah Nabi Ibrahim memberi pelajaran kepada kita bahwa tabiat suka membunuh adalah dilarang apalagi kepada orang orang yang tidak berdosa. Namun yang harus dibunuh adalah sifat kebinatangan yang ada pada diri kita. 
Aliran darah binatang yang kita sembelih ini adalah beribu kebaikan asal untuk kemaslahatan ummat. Bukan membunuh binatang untuk menyakiti atau berfoya foya.
Sementara itu, hadits yang berkaitan dengan ibadah qurban antara lain:

عن ابى هريرة رضي الله عنه ان رسول الله ص. م. قال: من كان له سعة ولم يضح فلا يقربن مصلانا رواه احمد و ابن ماجة
Artinya: "Siapa yang menemukan dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berkurban maka janganlah ia mendekati tempat sholat Id kami." (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
Berkenaan dengan akan diadakannya ibadah Qurban di Masjid Nururohman yang beralamat di Jl. Nuri Timur RW V ini sudah dibentuk Panitia sebagai berikut :
Ketua           : Bapak H. Subiarno
Sekertaris    : Bapak Fajar Eko Setiawan, SE
Bendahara   : Bapak AA Abdul Hakim
Seksi pengadaan hewan Qurban : Bapak Aris Burhandoko
Seksi paking dan distribusi daging Qurban : Bapak Kasim dan Bapak Jefri Sukoyo
Seksi keamanan : Bapak Slamet Raharjo
Warga yang mau Qurban atau jamaah masjid Nurrurohman yang berniat Qurban dapat menghubungi panitia Qurban tersebut dan biaya pengadaan hewan Qurban adalah "Dua Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah" atau Rp. 2.300.000,-
Biaya Qurban tersebut paling lambat harus sudah disetorkan ke panitia pada tanggal 1 Oktober 2013

Taushiyah dan Pesan Khusus

Warga Yang baik adalah warga yang terbuka, menghormati tetangga dan mau mengungkapkan semua permasalahan yang ada pada forum pertemuan resmi di RT, dan bukannya mengungkapkannya secara tertutup kepada orang orang terntu. Hal yang demikian akan memunculkan Fitnah yang besar. Hindari Fitnah diantara kita sebab perilaku ini adalah teman setan dan dapat memunculkan kemurkaan Allah SWT

Manfaat Pertemuan Rutin dan Arisan

1. Sarana ukuwah ( pemersatu ) kerukunan Tetangga
2. Ajang Silaturahmi bulanan kita
3. Mengutamakan persamaan dan mengikis ataupun menghilangkan perbedaan
4. Anti Ras dan kesukuan
5. Forum keluarga besar agar kita merasa sebagai satu saudara
6. Agar kita saling memahami kekurangan dan kelebihan ketetanggaan kita dan menghilangkan ego yang berlebihan
7. Saling membantu dan memberi solusi bila diantara kita menemui masalah
8. Arena komunikasi yang handal

Acara Inti dalam Pertemuan Rutin (Perubahan)

1. Waktu pertemuan ditentukan maksimum 75 menit
2. Pembukaan ( dengan membaca Basmallah ) untuk yang non muslim menyesuaikan
3. Kulsum ( Pencerahan Hati ) oleh Bapak H. Subiarno
4. Pembacaan Notulen pertemuan sebelumnya
5. Sabutan tunggal oleh Ketua RT 07
6. Laporan masing masing seksi , yang langsung ditanggapi oleh Ketua RT
7. Lain Lain ( bentuknya sambung rasa ), dan tanggapan langsung oleh ketua RT
8. Penutup ( dengan membaca Hamdalah ) yang non muslim menyesuaikan
9. Arisan oleh seksi Arisan

Info Arisan ( Pertemuan Rutin )

Warga yang dapat arisan RT bulan Maret 2013 adalah Bapak M Suhardjono dan Bapak Jefry Sukoyo @ Rp. 70.000,- . Yang ketempatan arisan bulan April 2013 adalah Bpk M. Suharjono. Besarnya arisan Rp. 15.000,- Semua kepala Keluarga termasuk Ketua Dawis, Ketua Karang Taruna dan ke Agamaan Serta ketua Panitia pada kegiatan tertentu termasuk semua Kepala Keluarga baru, wajib hadir dalam pertemuan bulanan ini kecuali ada acara khusus yang tidak dapat ditinggalkan