Menurut BMKG atau badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprediksi untuk wilayah kota di Cilacap khususnya Tegalreja pada Senin 2 November 2026 tidak turun hujan . Kondisinya mungkin hanya mendung dan suhu berkisar antara 30 derajat Celsius samapai dengan 30 derajat Celsius
Sumber Informasi
Bebas Fitnah, Akrab, Jelas dan dapat Dipercaya
Motto : Kecerdasan yang hakiki adalah ketaqwaan, kejujuran dan mitigasi
Al Qur'an sumber dari segala sumber hukum
PENGELOLA WEB INI
CHABIB JUNAEDI, S.Pd
Visi
Tebarkan Senyum ke semua warga didalam mengawali komunikasi dengan dihiasi kecerahan raut muka. Berikan Salam dengan penuh kasih sayang dan dapat membuat Ajak-kan ke arah kedamaian kepada semua tentangga dan gemar melakukan aktivitas kegiatan yang selalu Kompak serta membangun yang konstruktif.
Misi
TUGAS SEORANG MUSLIM.
- Mengutamakan kebersamaan dalam kehidupan bertetangga dengan mengikis habis perbedaan.
- Menjadikan kehidupan yang nyaman bagi semua warga baik secara keamanan Fisik, Psikologi, dan Religi.
- Menjadikan lingkungan yang selalu tampak bersih, indah dan asri, baik di lingkungan masing masing maupun di lingkungan jalur Nuri Timur.
- Memberi peluang waktu yang cukup untuk belajar dan berkreasi kepada anak anak serta berinisiatif mensukseskan belajar anak anak dan juga meng-aktifkan mengaji anak anak yang diawali dari lingkungan keluarga masing masing.
- Berusaha menciptakan kondisi lingkungan masyarakat agar dapat berfikir dan bertindak yang ilmiah
Pelayanan Kepada Ummat
Minggu, 01 November 2026
Hari ini Senin 2 Nov 26 Diprediksi BMKG Cilacap Tidak Hujan
Jumat, 30 Oktober 2026
Memasuki Awal Musim Hujan Cilacap Sudah Ada Yang Kebanjiran
Baru memasuki hari ke 4 musim hujan di kabupaten Cilacap ada beberapa daerah yang mulai kebanjiran. Hal ini terjadi sejak hari Jum'at kemarin tanggal 30 Oktober 2026 yang mulai hujan deras hingga Sabtu pagi tanggal 31 Oktober 2026. Memang hujan di dua hari ini cukup deras khususnya di wilayah timur Cilacap dan sebagian juga diwilayah barat Cilacap
Hujan Kolaborasi dengan Geledek
Hari ini Sabtu, 31 Oktober 2026, adalah hari terakhir di bulan ini, Cilacap kota khususnya wilayah Tegalreja dan sekitarnya diguyur hujan deras pada kategori sedang sejak waktu dini hari sekitar jam 01:30 WIB. Sejak turun hujan sampai dengan pagi hari jam 10:00 WIB kondisi cuaca wilayah Tegalreja masih tampak mendung kelabu sehingga situasi mirip kaya jelang waktu magrib. Walaupun kadang kala sesekali matahari menyinari bumi dalam lima menitan lalu kondisi kembali ke semula
Selanjutnya muatan positip tetap berada diposisi tinggi dan muatan negatif yang menempel di air hujan turun kebumi. Karena bumi juga bermuatan negatif maka pada kedudukan tertentu dari permukaan bumi yang kurang dari 50 meter di atas bumi maka muatan inipun ditolak. Karena sesama muatan sejenis dalam hal ini muatan negatif saling menolak.
Karena ditolak maka muatan negatif pendatang inipun menjauh meninggalkan bumi menuju ke tempat yang lebih tinggi. Gerakan mutan negatif yang cepat meninggalakan bumi akan menimbulkan tempat dudukannya menjadi ion positip. Dan ion positip ini yang menarik muatan negatif dari bumi bergerak ke atas atau meninggalkan bumi. Saat muatan negatif bergerak menuju ion positip dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya, maka saat udara terbelah dan menggabung kembali menimbulkan hentakan suara yang keras yang disebut sebagai halilintar
Kamis, 29 Oktober 2026
Hujan Turun Tumbuh Rumput
Gemburnya tanah karena guyuran air hujan, disambut baik oleh umbi umbi rumput yang siap menumbuhkan perkecambahan rumput yang tumbuh menjadi rumput. Dan ini tumbuh secara serempak dan hampir diseluruh tanah yang permukaannya tidak dilapisi semen atau aspal. Bila ini dibiarkan tumbuh maka zona tersebut akan menjadi padang rumput. Bila rerumputan ini dianggap gulma maka oleh pemilik tanah akan segera dibersihkan
Rabu, 28 Oktober 2026
Turunnya Hujan Berefek Merobohkan Tiga Pohon Pisang
Hujan awal di musim penghujan ini, yang turun di wilayah Cilacap sangat mempengaruhi tingkat kekerasan tanah yang cukup lama kering sehingga keras, dan guyuran air hujan ini sangat membuat lembek kondisi tanah. Akibatnya akar tanaman yang sudah kuat di kondisi padat tiba tiba tak berdaya bertahan untuk berdiri seolah olah tanpa penopang
Senin, 26 Oktober 2026
Nuri Timur Sebagian Menggenang Air Hujan
Senin malam tanggal 26 Oktober sampai dengan Selasa dini hari Tegalreja Cilacap kembali diguyur hujan dengan intensitas rendah. Akibat dari hujan yang mulai turun untuk wilayah Cilacap ini, malam itu praktis sepi karena banyak warga yang lebih memilih tinggal dalam rumah dari pada keluar rumah sambil bermain alat komunikasi.
GRANDYFORCETA TUGAS KE KALIMANTAN
Sebelum berangkat ke bandara Adisucipto, barang bawaan yang harus di bawa, selain baju dan peralatan mandi, harus ditimbang terlebih dahulu, yang penimbangannya di lakukan di kantor Yayasan Siaga Peduli. Sekitar jam 20:21 WIB Grandyforceta atau Andy membawa barang bawaannya. Untuk bawaan instruksi dari bandara untuk jasa Lion Air karena ini pesawat kecil barang bawaan massanya tidak boleh melebihi 15 Kg bahkan dapat diperketat lagi tidak boleh melebihi 10 Kg.
Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla memang sudah sangat sering terjadi di wilayah Kalimantan. Selain tanahnya merupakan lahan gambut, kebaran ini biasanya terjadi pada musim kemarau. Yang mana hampir semua lahan yang tanamannya sudah mati karena di tebang atau dibabad semuanya dalam kondisi kering. Kondisi ini jelas sangat riskan untuk proses terjadinya kebakaran. Bahkan fokus api surya kanta dapat memfokuskan foton matahari dan menjadikan kebakaran. Namun warga setempat masih menggunakan cara trasdional untuk membakar lahan ini tanpa ilmu teknologi terbaru
Taushiyah dan Pesan Khusus
Manfaat Pertemuan Rutin dan Arisan
2. Ajang Silaturahmi bulanan kita
3. Mengutamakan persamaan dan mengikis ataupun menghilangkan perbedaan
4. Anti Ras dan kesukuan
5. Forum keluarga besar agar kita merasa sebagai satu saudara
6. Agar kita saling memahami kekurangan dan kelebihan ketetanggaan kita dan menghilangkan ego yang berlebihan
7. Saling membantu dan memberi solusi bila diantara kita menemui masalah
8. Arena komunikasi yang handal
Acara Inti dalam Pertemuan Rutin (Perubahan)
2. Pembukaan ( dengan membaca Basmallah ) untuk yang non muslim menyesuaikan
3. Kulsum ( Pencerahan Hati ) oleh Bapak H. Subiarno
4. Pembacaan Notulen pertemuan sebelumnya
5. Sabutan tunggal oleh Ketua RT 07
6. Laporan masing masing seksi , yang langsung ditanggapi oleh Ketua RT
7. Lain Lain ( bentuknya sambung rasa ), dan tanggapan langsung oleh ketua RT
8. Penutup ( dengan membaca Hamdalah ) yang non muslim menyesuaikan
9. Arisan oleh seksi Arisan









