Menurunnya dana BLM untuk Kelurahan Tegalreja Cilacap, cermin kalau kwalitas hidup warga miskin di kawasan Kelurahan Tegalreja meningkat. Hal tersebut disampaikan oleh koordinator LKM " Usaha Bersama " Kelurahan Tegalreja Bapak H, Supriyanto, SE. pada acara RWT di gedung Bappeda Kabupaten Cilacap.
Dana BLM yang turun untuk periode ke dua ditahun 2012, pada bulan September 2012 sebesar Rp. 75 Juta. Walaupun tampak kecil namun patut untuk kita syukuri. Dari pada tidak turun sama sekali, kan lumayan walaupun turun hanya Rp. 75 juta.
Mengapa dana BLM ini sampai terlambat turunnya. Kata Koordinator LKM usaha bersama ini menjelaskan bahwa kita waktu itu pengurus LKM lama yang duduk disana banyak yang tidak paham akan tugas pokok dan fungsi dari menjadi pengurus LKM tersebut.
Kalau kita sebagai pengurus LKM yang nota benenya bekerja sebagai RELAWAN, maka kita juga harus iklas menerima tugas tersebut. Yaitu mau bekerja untuk memberdayakan masyarakat dengan tanpa meminta bayaran. Namun kalau kita masuk menjadi LKM kok ada unsur ingin berkuasa, ingin tenar, tidak jujur ( penuh dengan pamrih ) dan ingin untung besar, maka yang terjadi adalah menurunnya tingkat kepercayaan dari masyarakat, atau tidak dipercaya masyarakat kembali. Oleh karena itu tegas dari Bapak Supriyanto, SE, ini bila ada personil LKM ada ciri ciri perilaku yang menyimpang agar cepat dilaporkan ke koordinator LKM atau ke Bapak Lurah Tegalreja untuk secepatnya diambil tindakan. Dan kepada seluruh pesonil LKM yang tidak mau bekerja sebagai RELAWAN di LKM ini silahkan untuk mengundurkan diri saja.
Menurut Supriyanto, PNPM yang masuk tanggal 21 Nopember 2008 sampai sekarang 2013, sekitar 5 tahun lamanya bukanlah programnya tidak membawa hasil yang menjanjikan. Jadi kalau kita beranggapan kalau PNPM yang selama ini berkiprah dinilai tidak membawa manfaat adalah salah besar. Buktinya data statistik Kabupaten Cilacap mencatat bahwa angka kemiskinan di kawasan Kelurahan Tegalreja di tahun 2008 mendata angka kemiskinan berkisar pada angka 12 % atau 375 KK miskin per 3,3 juta penduduk yang ada dan sekarang ditahun akhir 2011 angka kemiskinan itu bergeser ke angka 7 % atau 236 KK miskin per 3,3 juta penduduk yang ada. Sungguh suatu kemajuan yang luar biasa.
Menurut Supriyanto, tidak ada sebuah program yang dapat menuntaskan sampai 100 %. Namun program yang dapat membawa perubahan itulah yang kita nilai berhasil. Oleh karena itu tegas Supriyanto lagi tugas utama kita saat ini adalah meningkat kan SDM dari personil LKM tersebut.
Oleh karena itu Koordinator LKM Supriyanto mengajak kepada seluruh personil agar lebih giat lagi didalam melayani masyarkat dengan niat yang ikhlas, hati yang bersih dan profesional.
Koordinator LKM tersebut juga bertekat dengan sebuah " mimpinya " yang tertuang didalam Visi dan Misi LKM adalah ingin menjadikan LKM ini benar benar solid dan mampu bermitra dengan lembaga lain baik itu lembaga pemerintah maupun lembaga swasta seperti Pertamina, Holcim dll.
Koordinator LKM tersebut juga bertekat dengan sebuah " mimpinya " yang tertuang didalam Visi dan Misi LKM adalah ingin menjadikan LKM ini benar benar solid dan mampu bermitra dengan lembaga lain baik itu lembaga pemerintah maupun lembaga swasta seperti Pertamina, Holcim dll.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar