Penanggapi proses pergantian RT di wilayah RT 07 RW V yang kurang lebihnya nanti sekitar bulan Pebruari atau bulan Maret 2013. Ketua RW V yang sekaligus juga seksi urusan Bimbingan dan Konseling serta Lansia di wilayah RT 07 menuturkan bahwa kita memilih RT ini bukan karena bentuk menghukum seseorang. "jadi kita jangan sampai memilih ketua RT terus bilang kawus lo jadi ketua RT ". Namun karena warga kita pilih jadi ketua RT sebagai orang yang harus kita dukung sepenuhnya baik dari sisi program kerja maupun dari sisi pribadinya seperti warga lainnya.
Kita harus selalu membela dan mendukung semua program program kerja yang dicanangkan. Jangan sampai kita justru memaki maki baik itu terhadap pribadinya maupun membangkang terhadap semua program kerjanya. Hal ini menyebabkan warga jadi merasa ketakutan untuk menjadi ketua RT.
Selanjutnya kata H. S. Budhi Handoyo, ST yang juga seorang pemilik " Shopie Marthin " di Cilacap ini, menegaskan bahwa saya merasa sedih kalau RT 07 RW V yang dulu di tahun 2000 an pernah menjadi juara ke dua soal kebersihan se Kabupaten Cilacap, tiba tiba warga nya ketakutan kalau jadi ketua RT. Dan hal ini lebih menyedihkan lagi kalau di RT 07 RW V tidak memiliki personil RT.
Selanjutnya "al Ustad " H. S. Budhi Handoyo, ST ini mengkaitkan ajaran Keimanan dan Muamalah yang ada di Ajaran Islam dengan masalah ke RT an. Kata H. Budhi Handoyo, ST yang melabelkan dirinya sebagai SBH, menjelaskan prosentase tentang ajaran untuk perintah Sholat, zakat, puasa hanya 30 % saja sedangkan lainya yang 70 % menjelaskan tentang masalah muamallah. Muamalah disini adalah interaksi dengan sesama umat atau warga yang lain. Kata SBH jadi ketua RT memiliki nilai pahala yang besar bila dikerjakan dengan rasa ikhlas.
Dari pada kita sulit untuk mencari ladang dalam bermuamallah maka jadi ketua RT adalah tempatnya. Jadi mengapa harus takut kalau jadi ketua RT ? Justru malah kalau kita bisa jadi ketua RT kita dapat menuai pahala yang banyak.
Mari kita dukung program pemilihan RT ini dan siapapun yang jadi ketua RT mari kita hormati dan kita dukung bukan mencaci maki .
Jadi Ketua RT jangan dianggap sebagai ujung tombok atau pangkal makian. Mari kita rubah paradigma seperti itu. Bahwa jadi ketua RT adalah bentuk ibadah muamalah yang nantinya akan menuai pahala yang besar dari Allah SWT. Demkian SBH

Tidak ada komentar:
Posting Komentar