Petemuan warga bulan Maret 2012 telah dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 10 Maret 2012 di rumah Bapak Siswahyono, Jl. Nuri Timur 01 Tegalreja Cilacap.
Pertemuan bulan ini hanya dihadiri sekitar 19 KK dari 38 KK yang terdaftar. Atau sekitar 50 % lebih sedikit. Hal ini menunjukan bahwa dari waktu ke waktu kesadaran warga untuk bertemu dan bersilaturahmi dalam pertemuan rutin bulanan masih rendah. Dengan kata lain pertemuan warga dianggapnya bukan hal yang penting. Padahal dalam pertemuan tersebut selain tersambung tali silaturrahmi juga banyak informasi yang perlu diketahui oleh banyak warga.
Pada pertemuan tersebut Bapak H. Subiarno memberikan kultum sebagai berikut :
Tema : Keberhasilan perjuangan Rasulullah Sangat didukung oleh para sahabatnya.
Allah Swt, telah menggariskan yang tertuang dalam Surah Ar-Ra'du ayat 11, yang intinya adalah Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kalau kaum itu sendiri tidak mau merubahnya. Hal ini dikandung maksud sebagaimana penjelasan Bapak H. Subiarno bahwa kalau kita ini ingin maju, ingin menjadi lebih baik maka kita harus melakukan sebuah ikhtiar atau usaha. Sebab kesuksesan kita yang setiap saat kita minta kepada Allah itu, akan dikabulkan Allah lewat usaha yang kita lakukan. Dengan demikian Allah tidak akan mengabulkan doa seseorang kalau orang itu malas melakukan usaha atau ikhtiar. Sebagaimana janji Allah itu bahwa setiap doa dari hambanya akan dikabulkan lewat tingkatan usaha yang sudah atau sedang dilakukan. Dan seandainya nanti dari apa yang sudah kita minta apakah itu sebuah rizgi, ilmu atau konsep solusi di dalam memecahkan suatu masalah, maka segala sesuatu itu akan bernilai barokah.
Orang yang hanya berdoa saja kemudian pasrah tanpa diikuti dengan sebuah usaha menurut Bapak H. Subiarno sangat dilarang. Apalagi orang hanya "kepenginnya" yang serba cepat dengan menghayalkan sesuatu, dengan menerawang " seandainya....", " seumpama......", " andaikata...." dst. jelas perilaku yang demikian ini sangat dilarang oleh tuntunan Islam. Kita boleh boleh saja pemikiran seperti itu namun harus realistis. Artinya dapat diwujudkan dengan sebuah kegiatan atau usaha. Dan kita yang sudah diberi kesuksesan oleh Allah dengan doa dan juga usaha yang kita lakukan, jangan lupa bahwa semua kesuksesan yang sudah kita dapatkan itu semata mata bukan dari jerih payah kita sendiri. Oleh karena itu apakah itu rizqi, ilmu atau konsep penyelesaian masalah sebahagian adalah milik orang lain. Sehingga kalau kita sudah mendapatkan rizqi maka keluarkanlah zakatnya, kalau kita sudah mendapat ilmu maka ajarilah orang lain dan apabila kita sudah dapat konsep solusi maka bantulah orang lain.
Rasulullah menurut Bapak H. Subiarno didalam memperjuangkan Islam atau menegakkan Islam ini selalu sukses sebab Rasulullah sendiri adalah orang yang memang sempurna. Rasul sengaja disiapkan oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak manusia yang rusak, disamping itu Rasulullah juga memiliki sahabat sahabat yang sangat handal didalam memperjuangkan Islam ini seperti, Umar bin Khatab seorang panglima perang bangsa Qurais yang sangat diperhitungkan kehebatannya, beliau adalah orang yang sangat kuat untuk melindungi Rasulullah SAW. Demikian pula sahabat Usman bin Affan, beliau adalah saudagar yang sangat kaya dan selalu siap membantu keuangan perjuangan Islam yang dipimpin Rasulullah. Ataupun juga sahabat Ali bin Abi tholib, beliau waktu itu adalah seorang pemuda yang mempunyai kharisma dapat mempersatukan bangsa Arab. Demikian kultum Bapak H. Subiarno
Pada bagian berikutnya sambutan ketua RT.
Ketua RT berpesan bahwa kehidupan bertetangga yang sudah baik ini untuk terus di pertahankan dan kita terus untuk melakukan kegiatan yang sesuai misi dan visi RT kita
Pada kesempatan itu Ketua RT menyampaikan data tentang
a. Penerima JAMKESDA
b.Membagikan Surat Pembayaran SPPT 2011
c. Rehab Rumah dari Menteri Perumahan RI
d. Pengumuman Perubahan Pengurus RT periode 2011-2013
f. Hasil Rapat Pengurus PPL 2011
g. Informasi Pemotretan E-KTP
h. Penugasan kepada Seksi pembangunan, penerangan jl, kebkersihan, inventarisasi utk pasang umbul2
untuk rehab rumah RT 07 RW V menyatakan tidak ada yang perlu dibantu. Padahal rehab ini punya kriteria rumah atap welit, dinding gedeg dan lantai tanah yang nanti akan mendapat bantuan Rp. 12 juta namun bila tidak ada akan ada kriteria ke 2, yaitu rumah atap genteng, dinding tembok dan lantai plesteran hanya tidak layak huni yang nantinya akan mendapat bantuan Rp. 6 juta. Jumlah ini untuk kelurahan Tegalreja dijatah 66 buah rumah. Bila ada rumah yang perlu direhab maka segera diusulkan ke Kelurahan untuk selanjutnya dilakukan pemotretan. Namun tidak semua rumah yang di potret ini akan mendapat bantuan.
Acara Berikutnya " CIPTA dan KREASI " yang diisi oleh Bapak H. Sugeng Budhi Handoyo, ST.
Tema : Hemat Energi
Menurut Bapak H. S. Budhi Handoyo, ST, menghemat energi itu ternyata tidak mudah. Sebab sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor
a. Sikap Mental
b. Kebiasaan yang sulit untuk dirubah
c. Merubah ke arah Perbaikan yang masih banyak kendala
d. Salah pengertian dalam menghemat energi.
Dari sekian banyak foktor dalam hal penghematan energi kata Bapak H. Budhi Handoyo, ST kuncinya berada pada sikap mental. Jadi kalau kita mau hemat atau tidak sikap mentalah yang menghakimi. Oleh karena itu kita dituntut untuk sadar diri bahwa dunia ini adalah " Titipan Anak Cucu ". Bagaimanpun juga yang namanya sumber minyak karena terus menerus diambil maka pada waktunya nanti juga habis. Bila kita semaunya dalam menggunakannya kemudian akhirnya habis maka kita sudah membuat sengsara pada anak cucu kita.
Oleh karena itu Bapak H. S Budhi Handoyo, berpesan agar kita harus dapat merubah kebiasaan yang tidak hemat. Contoh kalau kita memasak sayur misalnya jangan sampai sayur itu di panasi sampai berubah warna, namun dengan konsep setelah mencapai panas sekian sudah cukup mata matikan kompor kemudian kita tutup maka panas yang masih ada akan dapat lebih menyempurnakan masakan kita menjadi lebih matang lagi. Demikian juga kalau kita menyeterika maka setelah seterika itu panas stop kontaknya kita lepas dan panas yang sudah terjadi masih dapat dipakai untuk menghaluskan dua atau tiga baju lagi. Dalam pemakaian mobil atau motor maka perlu dipertimbangkan kegunaannya apakah mendesak atau tidak. Kalau memang mendesak ya gunakan motor atau mobil namun bila tidak ya pakai sepeda atau jalan kaki. Dalam pemakaian gas di motor atau mobil maka semakin sering kita memutar lengan gas atau pedal gas maka akan semakin banyak energi yang terbuang. Kata Bapak H. S. Budhi Handoyo, ST, kecepatan antara 20 sd 50 km/jam adalah kecepatan yang menghemat energi untuk motor. Kalau kita pakai mobil kata beliau jarak Cilacap-Yogyakarta jika kelajuannya antara 70-90 km/jam kita dapat menghemat bahan bakar 5 literan lebih.
Dalam kesempatan tersebut Bapak H. S. Budhi Handoyo, ST menganjurkan agar kalau kita mau buat rumah maka desainlah rumah itu supaya hemat energi. Diantaranya adalah dengan memasang glassbox, luster, dan genteng kaca. Supaya bila kita masuk pada jam jam sore maka kita jadi tidak terlalu awal untuk menyalakan lampu. Disamping itu rumah juga perlu pakai jendela yang banyak supaya sirkulasi udara terjamin dan kita tidak kepanasan karena pengaruh " global worming ". Namun tidak ada artinya kalau jendela itu tertutup seperti lemari. Termasuk memasang lampu luar yang dapat menerangi ruangan dalam sehingga kalau kita tidur tidak perlu menyelakan lampu. Kemudian Kulkas sebaiknya jangan dipakai kalau tidak penuh isinya. Termasuk dari pada kita tidur harus pakai kipas atau AC biar hemat energi kalau mau tidur disarankan beliau untuk mandi dulu, maka dijamin tubuh tidak panas. Bila mandi biar hemat energi listrik "mending" pakai shower sebab airnya juga jadi lama habisnya
Hal penting lainnya dalam hal hemat energi ini adalah kita jangan sampai salah penafsiran dalam hal menghemat. Beliau mencontohkan bahwa walaupun air PAM itu sedikit untuk " nyirami jalan " maka tindakan ini tidak hemat. "Jangan mentang mentang kita dapat bayar " maka menggunakan air PAM semaunya. Demikian Bapak S. Budhi Handoyo, ST.
Kas RT pada bulan Maret 2012 saldo Rp. 3.760.300,-
Kas PPL pada bulan Maret 2012 saldo Rp. 172.000,-
Kas Sos pada bulan Maret 2012 saldo Rp. 602.000.-
Dari pembangunan drainase LKM Tirtolancar 75 terdapat saldo Rp. 115.000,- yang dimasukkan ke kas RT
Yang dapat arisan bulan Maret 2012 adalah Bpk Wasid Prayitno dan Bpk Triyono latih S.Pd, M.Pd dan arisan yang akan datang di rumah Ibu Sujarwati
Acara Berikutnya " CIPTA dan KREASI " yang diisi oleh Bapak H. Sugeng Budhi Handoyo, ST.
Tema : Hemat Energi
Menurut Bapak H. S. Budhi Handoyo, ST, menghemat energi itu ternyata tidak mudah. Sebab sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor
a. Sikap Mental
b. Kebiasaan yang sulit untuk dirubah
c. Merubah ke arah Perbaikan yang masih banyak kendala
d. Salah pengertian dalam menghemat energi.
Dari sekian banyak foktor dalam hal penghematan energi kata Bapak H. Budhi Handoyo, ST kuncinya berada pada sikap mental. Jadi kalau kita mau hemat atau tidak sikap mentalah yang menghakimi. Oleh karena itu kita dituntut untuk sadar diri bahwa dunia ini adalah " Titipan Anak Cucu ". Bagaimanpun juga yang namanya sumber minyak karena terus menerus diambil maka pada waktunya nanti juga habis. Bila kita semaunya dalam menggunakannya kemudian akhirnya habis maka kita sudah membuat sengsara pada anak cucu kita.
Oleh karena itu Bapak H. S Budhi Handoyo, berpesan agar kita harus dapat merubah kebiasaan yang tidak hemat. Contoh kalau kita memasak sayur misalnya jangan sampai sayur itu di panasi sampai berubah warna, namun dengan konsep setelah mencapai panas sekian sudah cukup mata matikan kompor kemudian kita tutup maka panas yang masih ada akan dapat lebih menyempurnakan masakan kita menjadi lebih matang lagi. Demikian juga kalau kita menyeterika maka setelah seterika itu panas stop kontaknya kita lepas dan panas yang sudah terjadi masih dapat dipakai untuk menghaluskan dua atau tiga baju lagi. Dalam pemakaian mobil atau motor maka perlu dipertimbangkan kegunaannya apakah mendesak atau tidak. Kalau memang mendesak ya gunakan motor atau mobil namun bila tidak ya pakai sepeda atau jalan kaki. Dalam pemakaian gas di motor atau mobil maka semakin sering kita memutar lengan gas atau pedal gas maka akan semakin banyak energi yang terbuang. Kata Bapak H. S. Budhi Handoyo, ST, kecepatan antara 20 sd 50 km/jam adalah kecepatan yang menghemat energi untuk motor. Kalau kita pakai mobil kata beliau jarak Cilacap-Yogyakarta jika kelajuannya antara 70-90 km/jam kita dapat menghemat bahan bakar 5 literan lebih.
Dalam kesempatan tersebut Bapak H. S. Budhi Handoyo, ST menganjurkan agar kalau kita mau buat rumah maka desainlah rumah itu supaya hemat energi. Diantaranya adalah dengan memasang glassbox, luster, dan genteng kaca. Supaya bila kita masuk pada jam jam sore maka kita jadi tidak terlalu awal untuk menyalakan lampu. Disamping itu rumah juga perlu pakai jendela yang banyak supaya sirkulasi udara terjamin dan kita tidak kepanasan karena pengaruh " global worming ". Namun tidak ada artinya kalau jendela itu tertutup seperti lemari. Termasuk memasang lampu luar yang dapat menerangi ruangan dalam sehingga kalau kita tidur tidak perlu menyelakan lampu. Kemudian Kulkas sebaiknya jangan dipakai kalau tidak penuh isinya. Termasuk dari pada kita tidur harus pakai kipas atau AC biar hemat energi kalau mau tidur disarankan beliau untuk mandi dulu, maka dijamin tubuh tidak panas. Bila mandi biar hemat energi listrik "mending" pakai shower sebab airnya juga jadi lama habisnya
Hal penting lainnya dalam hal hemat energi ini adalah kita jangan sampai salah penafsiran dalam hal menghemat. Beliau mencontohkan bahwa walaupun air PAM itu sedikit untuk " nyirami jalan " maka tindakan ini tidak hemat. "Jangan mentang mentang kita dapat bayar " maka menggunakan air PAM semaunya. Demikian Bapak S. Budhi Handoyo, ST.
Kas RT pada bulan Maret 2012 saldo Rp. 3.760.300,-
Kas PPL pada bulan Maret 2012 saldo Rp. 172.000,-
Kas Sos pada bulan Maret 2012 saldo Rp. 602.000.-
Dari pembangunan drainase LKM Tirtolancar 75 terdapat saldo Rp. 115.000,- yang dimasukkan ke kas RT
Yang dapat arisan bulan Maret 2012 adalah Bpk Wasid Prayitno dan Bpk Triyono latih S.Pd, M.Pd dan arisan yang akan datang di rumah Ibu Sujarwati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar