Visi
Tebarkan Senyum ke semua warga didalam mengawali komunikasi dengan dihiasi kecerahan raut muka. Berikan Salam dengan penuh kasih sayang dan dapat membuat Ajak-kan ke arah kedamaian kepada semua tentangga dan gemar melakukan aktivitas kegiatan yang selalu Kompak serta membangun yang konstruktif.
Misi
TUGAS SEORANG MUSLIM.
- Mengutamakan kebersamaan dalam kehidupan bertetangga dengan mengikis habis perbedaan.
- Menjadikan kehidupan yang nyaman bagi semua warga baik secara keamanan Fisik, Psikologi, dan Religi.
- Menjadikan lingkungan yang selalu tampak bersih, indah dan asri, baik di lingkungan masing masing maupun di lingkungan jalur Nuri Timur.
- Memberi peluang waktu yang cukup untuk belajar dan berkreasi kepada anak anak serta berinisiatif mensukseskan belajar anak anak dan juga meng-aktifkan mengaji anak anak yang diawali dari lingkungan keluarga masing masing.
- Berusaha menciptakan kondisi lingkungan masyarakat agar dapat berfikir dan bertindak yang ilmiah
Hujan Kolaborasi dengan Geledek
Hujan masih deras membasahi wilayah Tegalreja dan sekitarnya dan kota Cilacap pada umumnya, bahkan diluar kota sudah ada informasi ada yang tergenang banjir dan juga tanah longsor
Hari ini Sabtu, 31 Oktober 2026, adalah hari terakhir di bulan ini, Cilacap kota khususnya wilayah Tegalreja dan sekitarnya diguyur hujan deras pada kategori sedang sejak waktu dini hari sekitar jam 01:30 WIB. Sejak turun hujan sampai dengan pagi hari jam 10:00 WIB kondisi cuaca wilayah Tegalreja masih tampak mendung kelabu sehingga situasi mirip kaya jelang waktu magrib. Walaupun kadang kala sesekali matahari menyinari bumi dalam lima menitan lalu kondisi kembali ke semula
Hujan dan Geledek
Hujan kali ini diawal musim penghujan disertai dengan suara gemuruh geledek yang meledak ledak di udara. Hal ini menjadikan warga Tegalreja harus waspada dengan suara keras. Untuk yang terbiasa anggaplah hal biasa namun bagi peka suara keras harus mau menutup telinga agar tidak merasa terganggu.
Penyebab terjadinya geledek atau gludug, adalah di bumi selama 4 hari ini diguyur hujan sedang pada ketinggian 80 meter ke atas sengatan matahari sangat besar. Awan hujan yang sudah membumbung tinggi di udara karena dipanasi oleh sinar matahari, menyebabkan awan ini terionisasi menjadi muatan positip dan muatan negatif. Yang pada awalnya kondisi netral yang karena pemanasan terus menerus dari cahaya matari ini maka ionisasipun terjadi.
Selanjutnya muatan positip tetap berada diposisi tinggi dan muatan negatif yang menempel di air hujan turun kebumi. Karena bumi juga bermuatan negatif maka pada kedudukan tertentu dari permukaan bumi yang kurang dari 50 meter di atas bumi maka muatan inipun ditolak. Karena sesama muatan sejenis dalam hal ini muatan negatif saling menolak.
Halilintar
Karena ditolak maka muatan negatif pendatang inipun menjauh meninggalkan bumi menuju ke tempat yang lebih tinggi. Gerakan mutan negatif yang cepat meninggalakan bumi akan menimbulkan tempat dudukannya menjadi ion positip. Dan ion positip ini yang menarik muatan negatif dari bumi bergerak ke atas atau meninggalkan bumi. Saat muatan negatif bergerak menuju ion positip dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya, maka saat udara terbelah dan menggabung kembali menimbulkan hentakan suara yang keras yang disebut sebagai halilintar
Apabila bumi dalam kondisi netral maka apabila ada muatan negatif menuju bumi tidak akan terjadi penolakan. Jika tidak ada penolakan muatan negatif maka kondisi tetap seperti biasa tidak akan muncul geledek atau gludug yang memekakan telinga.
Pada wilayah di situ over muatan negatif maka daerah ini rawan sengatan halilintar. Dan tidak hanya memekakan telinga namun dapat menimbulkan pengapian yang dapat menimbulkan kebakaran jika banyak materi yang kering dan mudah terbakar
Manfaat Pertemuan Rutin dan Arisan
1. Sarana ukuwah ( pemersatu ) kerukunan Tetangga
2. Ajang Silaturahmi bulanan kita
3. Mengutamakan persamaan dan mengikis ataupun menghilangkan perbedaan
4. Anti Ras dan kesukuan
5. Forum keluarga besar agar kita merasa sebagai satu saudara
6. Agar kita saling memahami kekurangan dan kelebihan ketetanggaan kita dan menghilangkan ego yang berlebihan
7. Saling membantu dan memberi solusi bila diantara kita menemui masalah
8. Arena komunikasi yang handal
Acara Inti dalam Pertemuan Rutin (Perubahan)
1. Waktu pertemuan ditentukan maksimum 75 menit
2. Pembukaan ( dengan membaca Basmallah ) untuk yang non muslim menyesuaikan
3. Kulsum ( Pencerahan Hati ) oleh Bapak H. Subiarno
4. Pembacaan Notulen pertemuan sebelumnya
5. Sabutan tunggal oleh Ketua RT 07
6. Laporan masing masing seksi , yang langsung ditanggapi oleh Ketua RT
7. Lain Lain ( bentuknya sambung rasa ), dan tanggapan langsung oleh ketua RT
8. Penutup ( dengan membaca Hamdalah ) yang non muslim menyesuaikan
9. Arisan oleh seksi Arisan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar