Pertemuan gabungan dua RT antara RT 06 dan RT 07 RW V telah berlangsung pada Tanggal 20 November 2011, di balai Warga Jl. Nuri Timur. Pertemuan ini sempat tertunda satu Minggu lamanya yang disebabkan oleh kegiatan tugas Ketua RT 06 ke Jakarta.
Pada pertemuan ini ada acara khusus yaitu pembubaran Panitia Kemerdekaan, Ramadhan dan Qurban tahun 1432 H atau 2011.
Pada sambutan pembuka yang diisi oleh Ketua RT 06 Bapak Aries Burhandoko, menjelaskan bahwa kerja Panitia tiga ivent ( Kemerdekaan, Ramadhan dan Qurban ) dinilai sangat bagus dan memuaskan banyak pihak. Tidak hanya itu kepanitiaan ini dinilai sukses sebab dari berbagai segi banyak terjadi peningkatan. Untuk selaku orang yang dituakan dalam keluarga RT 06 beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras termasuk juga kepada seluruh lapisan masyarakat yang sudah membantu mensukseskan kerja panitia.
Pada kesempatan tersebut Ketua RT 06 yang dalam kegiatan qurban ini diberi tugas untuk mencari pengadaan hewan qurban, mengatakan bahwa pembelian hewan qurban yang berupa Sapi, dari pihak penjual memperoleh cash back untuk pembelian tiga ekor sapi sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah). Dari uang cash back ini telah diambil Rp. 300.000,- (Tiga ratus ribu rupiah) digunakan untuk membeli 6 kampak yang kemudian dibagi dua RT yang masing masing 3 kampak. Kampak ini diperlukan untuk mencincang daging qurban. Sehingga saldo untuk pembelian hewan qurban yang berupa Sapi ini masih Rp. 700.000,- (Tujuh ratus ribu rupiah). Uang ini akhirnya masuk kas yang sebelumnya pada akhir bulan Ramadhan 1432 H yang lalu berhasil menyisakan saldo hampir Rp. 4.000.000,-. Sehingga kas kerohanian saat ini adalah Rp. 4.700.000,-
Sambutan lainnya dari Ketua RT 07 yang dalam hal ini diwakili oleh Sekertaris RT, mengatakan bahwa aktivitas kegiatan qurban yang ditempatkan di wilayah RT 07 beberapa waktu yang lalu dinilai sukses dan mengucapkan selamat kepada segenap panitia yang telah bekerja keras dan seluruh warga yang telah membantu panitia sehingga menjadi sukses. Dan apabila terjadi ketidak puasan dari warga jalur Nuri Timur ini , maka kami memohon maaf.
Sesepuh Jalur Nuri Timur Bapak Sadimin, yang menutup dan sekaligus membubarkan kepanitiaan tiga ivent ini menilai bahwa uang cash back dari pembelian tiga ekor Sapi pada hari Qurban yang baru lalu harus hati hati. yang maksudnya tidak ada penyelewengan. Karena dari peserta qurban tahunya hanya memberi uang untuk dibelikan hewan qurban secara totalitas. Namun demikian Bapak Sadimin mengajukan laporan bahwa Pondasi Balai warga mengalami kerusakan yang dikarenakan oleh merembesnya air yang perlu segera ada tindakan untuk langkah preventifnya
Karena uang kerohanian jalur Nuri Timur ini relatif banyak maka untuk ivent Ramadhan dan Qurban yang akan datang. pada kegiatan memasak ibu ibu, sudah tidak perlu lagi menarik uang masak kepada peserta qurban. Hal tersebut disampaikan oleh Ibu Aries Burhandoko. Selanjutnya menurut Ibu Aris biasanya pada pembelian sapi untuk qurban ini kita mendapat cash back sebesar Rp. 250.000,- namun sekarang kita mendapat cash back yang cukup banyak dan patut untuk disyukuri bersama.
Pada penutupan panitia tiga ivent ini hanya satu laporan yang belum mucul yaitu tentang pendanaan kegiatan memasak ibu ibu saat berlangsungnya kegiatan qurban.
Pada penutupan panitia tiga ivent ini hanya satu laporan yang belum mucul yaitu tentang pendanaan kegiatan memasak ibu ibu saat berlangsungnya kegiatan qurban.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar